Jumat, 07 November 2008

PELAYANAN KESEHATAN & GIZI ANAK USIA DINI

UUD 1945
Pasal 28B ayat 2: Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh & berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan & diskriminasi.

Pasal 28 H ayat 1:Setiap orang berhak untuk memperoleh pelayanan kesehatan


UU No 23 / 2002: Perlindungan Anak

  • Pasal 1: ANAK adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan.

  • Pasal 4: Setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

  • Pasal 8: Setiap anak berhak memperoleh pelayanan kesehatan dan jaminan sosial sesuai dengan kebutuhan fisik, mental, spiritual, dan sosial.


  • Anak adalah kelompok penduduk yang strategis sebagai penentu masa depan suatu bangsa. Kwalitas generasi penerus tergantung kualitas tumbuh kembang anak, terutama bawah tiga tahun

  • Masa dua tahun pertama kehidupan anak merupakan masa emas sekaligus masa kritis untuk kelangsungan hidup dan tumbuh kembangnya karena terjadi pesat tumbuh termasuk fisik dan otak (80%).

  • Penyimpangan tumbuh kembang harus dideteksi dini, terutama sebelum berumur 3 tahun, supaya dapat segera di intervensi untuk mengurangi dampak negatif. Bila deteksi terlambat, maka penangan terlambat, penyimpangan sukar diperbaiki

  • Proses tumbuh kembang dipengaruhi”3 pilar utama” yaitu; gizi, kesehatan dan stimulasi psikososial yang dilaksanakan secara terpadu.

  • Stimulasi janin dalam kandungan pada Trimester II sangat berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan, kesehatan dan spiritual dimasa dewasa.

  • Dr. Bernard Devlin dari Fakultas Kedokteran Universitas Pittsburg, AS, memperkirakan faktor genetik cuma memiliki peranan sebesar 48% dalam membentuk IQ anak. Sisanya adalah faktor lingkungan, termasuk ketika si anak masih dalam kandungan. Faktor lingkungan, dalam banyak hal, justru memberi andil besar dalam kecerdasan seorang anak.

  • Yang dimaksud adalah upaya memberi ''iklim'' tumbuh kembang sebaik mungkin sejak si anak masih dalam kandungan agar kecerdasannya dapat berkembang optimal.

  • Gizi, perawatan, dan lingkungan psikologis itulah faktor lingkungan penentu kecerdasan anak.

  • Asupan zat besi (Fe) juga diduga erat kaitannya dengan kemampuan intelektual. Untuk membuktikannya

  • Politt melakukan penelitian terhadap 46 anak berusia 3 - 5 tahun. Hasilnya menunjukkan, anak dengan defisiensi zat besi ternyata memiliki kemampuan mengingat dan memusatkan perhatian lebih rendah.

  • Penelitian Sulzer dkk. juga menunjukkan anak menderita anemia (kurang darah akibat defisiensi zat besi) mempunyai nilai lebih rendah dalam uji IQ dan kemampuan belajar.


Analisis situasi hubungan antara gizi dengan kecerdasan kognitif


  • IQ anak dengan berat badan rendah lebih rendah 5 point

  • IQ anak yang tidak segera diberi ASI (ASI dini dalam waktu 30 menit setelah lahir) lebih rendah 8 point

  • IQ anak yang kekurangan zat besi lebih rendah 9 point

  • IQ rendah juga disebabkan oleh gangguan akibat kekurangan yodium

  • Kreatine : IQ lebih rendah 50 point

  • GAKY bukan kreatine: IQ lebih rendah 10 point

  • Bayi Lahir dengan GAKY : IQ lebih rendah 10 point

  • Penduduk tinggal daerah GAKY: IQ lebih rendah 5 point


Salah satu makanan untuk anak adalah ASI. ASI adalah makanan yang paling tepat, bersih dan pas untuk bayi dari 0 sampai 6 bulan (disebut ASI exclusive) dan ASI masih tetap diberikan sampai anak berusia 2 tahun dan anak mulai diberi makan selain ASI, bisa berupa cairan atau makanan.

Air susu ibu memiliki banyak kelebihan dibandingkan susu kaleng, baik dari aspek gizi, kekebalan, ekonomi maupun emosional. Keunggulan ASI adalah :

  1. Memenuhi zat gizi yang dibutuhkan bayi sampai anak berusia 6 bulan

  2. Pada beberapa hari pertama kelahiran, ASI mengeluarkan kolostrum yang kaya akan antibodi yang melindungi bayi dari infeksi

  3. Kolstrum juga mengandung substansi yang bermanfaat untuk sistem pencernaan bayi yang mulai bekerja

  4. ASI mudah dicerna dibanding susu Formula

  5. ASI mempunyai sifat alergi yang hampir hampir tidak ada pada bayi

  6. Bayi yang diberi ASI 0-2 tahun akan lebih rendah terpapar DM, asma, obesitas, dll

  7. ASI lebih murah, mudah diberikan dan sanitasinya terjaga

  8. Isapan bayi saat menyusu merangsang hormon oxytocin pituitary mengeluarkan sehingga keluarnya ASI menjadi lancar, menyebabkan kontraksi kandungan dan mengembalikan kandungan kebentuk semula

  9. Menyusui dapat menjalin hubungan kasih sayang antara ibu dan anak serta penting untuk perkembangan menal dan kecerdasan anak

  10. Mudah diberikan, mudah dicerna, bersih dan tidak basi

  11. Dengan menghisap ASI, dapat membantu pertumbuhan gigi, langit langit dan rahangnya secara sempurna

  12. Menyehatkan bagi ibu

Pola makan anak usia dini perlu teratur, agar tidak mengalami gangguan
pencernaan maupun kegemukan ataupun kurang gizi.


Karena:

  • Saat ini tulangnya sedang tumbuh

  • Saat ini darahnya sedang terbentuk

  • Saat ini kecerdasannya sedang berkembang


Maka!

Tidak ada kata nanti untuk mereka
Kebutuhannya adalah saat ini & tak bisa ditunda


Herdi handoko, S.Pd (TFM PPAUD- Kulon Progo)
Diolah dari berbagai sumber pelatihan TFM PPAUD


3 komentar:

edyguard mengatakan...

monggo, kang, blog ini diisi dengan aktif, tidak hanya sekedar pemanis/pelengkap karena telah dapet loan :)
ramaikan pula trit PAUD yang telah Anda buat di Forum Binangun...

edyguard, Makassar

ayahsoel mengatakan...

lumayan......cukup lah ........

Vansan Indonesia mengatakan...

Infonya sanagat menarik sekali gan....thanks infonya